Tugas Mata Kuliah Sistem Ekonomi
Offering JJ/Program Studi S1 Ekonomi
Pembangunan/Universitas Negeri Malang
Kelompok 3
- Binta Zulfia (200432619236)
- Boby Surya Putra Romadhoni (200432619344)
- Devyna Fatika Putri (200432619333)
- Devyra Rimadhani Santoso (200432619238)
- Eva Dwi Sintia (200432619239)
- Gabriela Neda (200432619327)
Sistem
Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan
gabungan dari dua bentuk sistem ekonomi, yaitu ekonomi sosialisme dan
kapitalisme. Penggabungan kedua sistem ini dilakukan untuk menyerap
elemen-elemen yang positif dan dinamis dari sistem ekonomi sosialisme dan
kapitalisme.
Ciri-ciri:
- Pemerintah dan pihak swasta dituntut untuk selalu aktif dan bekerja sama untuk menjalankan bentuk kegiatan yang berhubungan dengan ekonomi
- Pemerintah memberikan kebebasan kepada pihak swasta dalam kegiatan ekonomi. Akan tetapi, pemerintah akan memberikan Batasan apabila ada hal yang mendesak dan dibutuhkan
- Ada persiangan, tetapi masih dalam batas wajar dan bersih
- Mekanisme pasar bisa menentukan berbagai jenis produk, jumlah barang produksi, hingga harga jual produk yang beredar
- Pemerintah berhak mengatur serta mengelola seluruh sumber daya yang penting dan berkaitan dengan kepentingan hidup masyarakat umum
- Pemerintah dan pihak swasta memiliki peran yang sama dalam melakukan kegiatan perekonomian
Kelebihan:
- Barang dan jasa akan didistribusikan ke tempat-tempat yang paling membutuhkan. Hal tersebut mampu mempengaruhi harga serta tingkat penawaran dan permintaan pasar
- Dapat memberikan keuntungan kepada pihak produsen yang mampu menciptakan efisiensi dalam bisnisnya. Yang berarti konsumen akan mendapat pelayanan yang baik di setiap uang yang dihabiskan
- Dapat mendorong terjadinya inovasi yang bertujuan memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih efisien, kreatif, dan terjangkau
- Produsen yang paling inovatif dan kreatif akan mendapat banyak alokasi modal
- Perkembangan ekonomi cenderung akan bergerak lebih cepat. Dikarenakan adanya persaingan bebas yang akan menciptakan banyak variasi produk yang muncul di pasaran.
Kekurangan:
- Jika tingkat kebebasan yang terjadi di pasar terlalu besar, produsen yang kurang inovatif bisa jadi akan tertinggal jika tidak didukung oleh pemerintah
- Karena adanya intervensi dari pihak pemerintah, pihak swasta tidak mampu untuk memaksimalkan keuntungannya
- Inflasi, pengangguran dan masalah lainnya tidak bisa dihindarkan meskipun pemerintah sudah berperan aktif dalam perekonomian
- Pembatasan sumber produksi yang dimiliki pemerintah dan swasta akan sulit ditentukan
- Pendapatan yang merata cukup sulit untuk direalisasikan di lapangan
Sejarah:
Sistem
ekonomi campuran lahir dari hasil pemikiran salah satu filsuf asal Jerman yang
bernama Georg Wilhelm Friedrich Hegel. Pemikiran Hegel juga merupakan hasil
pengembangan dari pemikiran filsuf asal Jerman bernama Immanuel Kant. Pada buku
Kant yang berjudul “The Critique of Pure Reason” (1781), dikemukakan teori
mengenai manusia yang saling berinteraksi agar dapat hidup berdampingan di
dunia. Hegel kemudian merasa terpicu dengan teori ini, sehingga ia menilik sisi
sosial dan juga sejarah interaksi manusia. Hegel melihat bahwa sosialisme dan
kapitalisme masing-masing mempunyai latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya
yang berbeda.
Kemudian muncul pemikiran bahwa menggabungkan kedua paham tersebut akan melahirkan sesuatu yang baru yang lebih baik lagi karena mengambil nilai-nilai yang positif dari penggabungan dan mengesampingkan nilai negative dari paham tersebut. Hal ini dipercaya dapat mendorong ekonomi untuk bertumbuh pada suatu negara dengan lebih cepat. Banyak negara berkembang yang mengadopsi sistem ekonomi campuran dnegan harapan dapat mengejar perkembangan ekonomi negara maju.
Tokoh-tokoh:
George Wilhelm Friedrich
Hegel (1770-1831) merupakan seorang filsuf asal Jerman. Ia mengatakan perbaikan
dan perkembangan pemikiran akan mencapai bentuk terbaik melalui proses
dialektik menuju suatu sintesa (teori dialektika) yang merupakan proses
perpanduan dari thesa dengan antithesa dalam keharmonisan dan menuju ke arah
kedinamisan. Negara sedang berkembang akan menganggap akan mampu mengejar
ketertinggalan dengan menyerap unsur-unsur dinamis kedua sistem yang ada.
Kemudian hal ini menjadi alasan terwujudnya sistem ekonomi campuran, yang
merupakan perpaduan sistem kapitalisme dan marxisme.
ISLANDIA
Islandia
adalah negara dengan karakteristik unik yang membedakannya dari yang
lain. Masyarakat dan ekonominya mencerminkan hal itu. Pertama-tama,
Islandia memiliki ekonomi campuran dengan tingkat perdagangan bebas dan
intervensi pemerintah yang tinggi. Selain itu, Islandia adalah salah satu
dari sedikit negara yang terletak di Eropa yang bukan bagian dari Uni
Eropa. Oleh karena itu, Islandia memiliki bank sentral dan mata uangnya
sendiri, Króna Islandia. Menjadi surga alam, sektor ekspor terbesar
Islandia adalah pariwisata, yang menyumbang lebih dari 10% dari PDB dan 42%
dari ekspor.
Islandia memiliki ekonomi campuran dengan tingkat perdagangan bebas dan intervensi pemerintah yang tinggi. Namun, konsumsi pemerintah lebih rendah dari negar Nordik lainnya. Tenaga air adalah sumber utama pasokan listrik rumah dan industri di Islandia. Pada 1990-an Islandia melakukan reformasi pasar bebas yang ekstensif, yang pada awalnya menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang kuat. Akibatnya, Islandia dinilai memiliki salah satu tingkat kebebasan ekonomi tertinggi di dunia serta kebebasan sipil. Pada tahun 2007, Islandia menduduki puncak daftar negara berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia dan merupakan salah satu yang paling egaliter , menurut perhitungan yang diberikan oleh koefisien Gini.
Keberhasilan Islandia
Ekonomi Islandia kecil
dan tunduk pada volatilitas yang tinggi. Pada tahun 2011, PDB sebesar US$ 12
miliar, namun pada tahun 2019 telah meningkat menjadi PDB nominal sebesar US$ 24
miliar. Dengan populasi 368.792 (1 Januari 2021), pendapatan warga
islandia mencapai $56.066 (2019) per kapita, berdasarkan perkiraan paritas
daya beli (PPP). Krisis keuangan 2007-2010 menghasilkan
penurunan PDB dan lapangan kerja yang sejak itu dibalikkan seluruhnya oleh
pemulihan yang dibantu oleh ledakan pariwisata yang dimulai pada
2010. Pariwisata menyumbang lebih dari 10% dari PDB Islandia pada 2017. Setelah
periode pertumbuhan yang kuat, ekonomi Islandia melambat menurut prospek
ekonomi untuk tahun 2018-2020 yang diterbitkan oleh Arion Research pada April
2018.
Energi Dan Sumber Daya
Terbarukan
Kebutuhan
energi Islandia disokong oleh dua sumber energi terbarukan, tenaga hidro dan
geothermal (panas bumi). Dari kedua sumber energi inilah 99% listrik dan lebih
dari 70% kebutuhan energi Islandia terpenuhi. Saat ini Pemerintah Islandia
tengah gencar mengupayakan negara tersebut menjadi negara yang 100% bebas bahan
bakar fosil. Walaupun tidak memiliki memiliki cadangan batubara, Islandia
diberkahi dengan wilayah gletser luas yang menghasilkan air dengan volume besar
yang dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan 75,4%
energi nasional mereka. Energi panas bumi di Islandia ditemukan secara
kebetulan.
Pada
tahun 1907, seorang petani di Islandia Barat mengambil uap dari air panas yang
mengalir di bawah tanah pertaniannya melalui pipa beton yang masuk ke rumahnya
untuk digunakan sebagai air panas. Apa yang dilakukan petani ini kemudian
dicontoh petani-petani lain, dan berkembang pemanfaatannya di wilayah perkotaan
pada tahun 1930-an. Krisis minyak tahun 1970-an memaksa Pemerintah Islandia untuk
mengubah kebijakan energi mereka. Dengan meningkatnya biaya penggunaan minyak
bumi sebagai bahan bakar, pemerintah berusaha mengganti minyak bumi dengan
tenaga hidro dan panas bumi yang banyak terdapat di Islandia. Pemerintah
mengalokasikan dana untuk melakukan eksploitasi sumber daya panas bumi di
daerah baru serta membangun sistem transmisi pipa dari sumber panas bumi ke
kota, desa dan wilayah peternakan.
Ketika
krisis minyak berakhir di tahun 1980-an, negara-negara lain kembali kepada
minyak bumi, namun Islandia tetap konsisten dengan pengembangan panas bumi dan
terus membuat kemajuan dalam pengembangan energi terbarukan. Keberhasilan
negara tersebut mengembangkan energi terbarukan menjadikan Islandia
menghasilkan teknologi baru di bidang ini yang banyak diadopsi oleh
negara-negara lain. Pada tahun 2010, Pemerintah Islandia menargetkan listrik
yang dihasilkan dari sumber panas bumi menjadi dua kali lipat dari sebelumnya,
dengan tetap berkomitmen untuk menyeimbangkan kebutuhan ekonomi terhadap dampak
lingkungan. Pemanfaatan panas bumi di Islandia dilakukan melalui metode yang
sederhana.
Pengeboran
dilakukan di wilayah yang disinyalir sebagai sumber panas bumi. Uap yang
dikeluarkan oleh sumber panas bumi kemudian digunakan untuk memutar turbin dan
memompa air yang disalurkan ke pemukiman. Selain uapnya, air panas bumi
digunakan untuk memanaskan sekitar 90% gedung dan perumahan di Islandia. Panas
bumi juga dimanfaatkan untuk memanaskan trotoar dan tempat parkir agar bebas
salju di musim dingin. Air panas dari mata air dipompa langsung ke keran menuju
rumah untuk menghemat energi untuk pemanas air.
Ekspor Islandia
Pada tahun 2017 proporsi ekspor Islandia adalah: pariwisata 42%, makanan laut 17%, aluminium 16%, lainnya 24%.
1. Pariwisata
Pariwisata adalah sektor
ekspor terbesar Islandia sejauh ini. Pariwisata menyumbang lebih dari 33%
dari PDB negara itu pada 2019. Islandia adalah salah satu negara yang
paling bergantung pada pariwisata di dunia. Pada Oktober 2017 sektor pariwisata
secara langsung mempekerjakan sekitar 26.800 orang, dengan total jumlah
karyawan di negara ini menjadi 186.900. Pada awal periode pertumbuhan
sekitar tahun 2010 pariwisata diuntungkan dari ISK yang lemah tetapi ISK yang
kuat sekarang mendinginkan sektor ini. Sejak 2010 kedatangan
wisatawan di Islandia telah meningkat sebesar 378%.
2. Manufaktur
Islandia adalah produsen
listrik per kapita terbesar di dunia. Kehadiran daya listrik yang melimpah
karena sumber energi panas bumi dan hidroelektrik Islandia telah mendorong
pertumbuhan sektor manufaktur. Industri padat energi, yang merupakan komponen
terbesar dari sektor manufaktur, memproduksi terutama untuk ekspor.
3. Alumunium
Peleburan aluminium
adalah industri intensif daya yang paling penting di Islandia. Saat ini ada
tiga pabrik yang beroperasi dengan total kapasitas lebih dari 800.000 mtpy,
menempatkan Islandia di tempat ke-11 di antara negara-negara penghasil
aluminium di seluruh dunia.
4. Perikanan
Perikanan dan sektor
terkaitdalam beberapa tahun terakhir diberi label "gugus laut" adalah
salah satu bagian terpenting dari ekonomi Islandia, yang mewakili kontribusi
keseluruhan terhadap PDB sebesar 27,1% pada tahun 2011. Islandia adalah negara
perikanan terbesar kedua di Atlantik Timur Laut di belakang Norwegia, setelah
menyusul Inggris pada awal 1990-an. Sejak tahun 2006, perairan penangkapan ikan
Islandia telah menghasilkan total tangkapan antara 1,1 juta dan 1,4 juta ton
ikan setiap tahun, meskipun ini turun dari puncaknya yang mencapai lebih dari 2
juta ton pada tahun 2003.
Perdagangan Luar Negeri
Ekonomi
Islandia sangat didorong oleh ekspor. Produk laut merupakan mayoritas
ekspor barang. Ekspor penting lainnya termasuk aluminium, paduan
ferro-silikon, mesin dan peralatan elektronik untuk industri perikanan,
perangkat lunak, barang wol. Sebagian besar ekspor Islandia ke negara Uni
Eropa (UE) dan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA), AS, dan
Jepang. Nilai ekspor Islandia tahun 2005 adalah $3,215 miliar.
Impor
utama adalah mesin dan peralatan, produk minyak bumi, bahan makanan dan tekstil. Semen
adalah produk Islandia yang paling banyak diimpor. Total nilai impor tahun
2005 adalah $4,582 miliar. Mitra impor utama Islandia adalah Jerman,
dengan 12,6%, diikuti oleh Amerika Serikat, Norwegia, dan Denmark. Sebagian
besar produk pertanian dikenakan tarif tinggi; impor beberapa produk,
seperti daging mentah, sangat dibatasi karena alasan fito-sanitasi.
Kebijakan
perdagangan Islandia yang relatif liberal telah diperkuat dengan aksesi
ke Wilayah ekonomi Eropa pada tahun 1993 dan Putaran Uruguay,
yang juga membawa peningkatan akses pasar yang signifikan untuk ekspor
Islandia, khususnya produk makanan laut. Namun, sektor pertanian
tetap disubsidi dan dilindungi secara besar-besaran; beberapa tarif berkisar
setinggi 700%.
Industri perikanan merupakan
salah satu industri yang sangat penting. Ini memberikan 40% dari
pendapatan ekspor dan mempekerjakan 7,0% dari tenaga kerja; oleh
karena itu, keadaan ekonomi masih sensitif terhadap harga produk ikan dunia
System Pendidikan
Sistem pendidikan Islandia terdiri atas empat tingkatan:
- Level pra sekolah: hingga usia 6 tahun
Terdapat dua jenis taman
kanak-kanak yaitu swasta dan kota. Dalam Taman kanak kanak swasta, masa tinggal
anak di institusi semacam itu dibayar oleh orang tua. Keuntungan utama dari
lembaga prasekolah swasta adalah kemampuan untuk memilih program pendidikan
anak. Beberapa taman kanak-kanak fokus pada belajar bahasa, yang lain pada
ilmu-ilmu eksakta. Sedangkan taman kanak-kanan kota sebagian tertentu dari
pembayaran ditanggung oleh pemerintah kota (dalam situasi tertentu - hingga 90%
dari biaya).
- Sekolah Wajib: Sekolah Dasar dan sekolah menengah pertama dalam satu susunan, usia 6 - 16 tahun
Penduduk Islandia wajib untuk semua anak, tanpa kecuali, dan menawarkan bentuk pendidikan yang sepenuhnya gratis (dengan pengecualian sekolah swasta). Pendidikan di sekolah seperti itu adalah 10 tahun, 7 di antaranya adalah sekolah dasar, dan 3 sisanya adalah menengah.
- Sekolah menengah lanjutan: usia 16-20
Sebenarnya sekolah ini tidak wajib, banyak orang Islandia melewatinya, karena tanpa sekolah lanjutan tidak mungkin untuk melanjutkan studi di universitas atau mendapatkan pekerjaan yang baik. Pendidikan di dalamnya berlangsung 4 tahun dan shareware.
- Pendidikan tinggi: usia 19/20 tahun dan lebih
Ada tujuh lembaga
pendidikan tinggi di Islandia: 4 negeri dan 3 swasta. Negara Universitas
Islandia, Universitas Akureyri, University College
Kholar, Universitas Pertanian Hvanneyri. Pribadi: Universitas
Reykjavik,Beefrest University, Akademi Seni Islandia.
Pendidikan di Iceland secara tradisional dikelola oleh bagian umum, hanya ada sedikit lembaga swasta dalam sistem sekolah. Hampir semua sekolah swasta didanai publik. Parlemen Iceland bertanggung jawab terhadap sistem pendidikan baik secara legal dan politik. Lembaga ini menentukan tujuan dasar dan administrasi pendidikan. Semua bentuk pendidikan berada di bawah kekuasaan Kementrian Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan, dengan beberapa sekolah khusus sebagai pengecualian.
Sistem
pendidikan tinggi Iceland berawal dari didirikannya Universitas Iceland pada
tahun 1911. Universitas Iceland telah menjadi institusi pokok pendidikan tinggi
Iceland, namun tiga dekade terakhir lembaga – lembaga pendidikan baru mulai
bermunculan, dan ada tujuh lembaga pendidikan tinggi beroperasi di Iceland saat
ini.
Sektor Kesehatan
Berdasarkan
hasil evaluasi Sustainable Development Goals (SDGs) yang merupakan kelanjutan
dari Millenium Development Goals (MDGs) di bidang kesehatan, World Health
Organization (WHO) merilis daftar peringkat negara berdasarkan tingkat
kesehatan penduduknya, dan Islandia ditetapkan sebagai negara paling sehat di
dunia tahun 2016.
Suksesnya
Islandia sebagai negera paling sehat di dunia tidak terlepas dari komitmen
negara dalam memprioritaskan pengendalian alkohol dan tembakau yang tertuang
dalam rencana kesehatan nasional, sehingga terjadi penurunan secara signifikan
terhadap tingkat penggunaan alkohol dan tembakau, yang bahkan pada akhir
1990-an negara tersebut merupakan salah satu dari negara Eropa dengan tingkat
penggunaan alkohol dan tembakau tertinggi di kalangan remaja. Saat ini, di
Islandia, konsumsi alkohol bukan lagi sebuah tren di kalangan remaja.
Berdasarkan data penggunaan zat adiktif pada Januari 2017 menunjukkan sebesar
5% remaja di Islandia mengonsumsi alkohol, sedangkan sebesar 47% remaja di
Eropa mengkonsumsi alkohol. Dan sebesar 3% remaja di Islandia menghisap rokok
tembakau setiap hari, sedangkan sebesar 13% remaja di Eropa menghisap rokok
tembakau setiap hari.
Kesuksesan
Islandia mengendalikan narkoba, termasuk didalamnya terhadap alkohol dan
tembakau di kalangan remaja terletak pada suksesnya program Youth yang
telah diterapkan secara berkesinambungan sejak tahun 1998. Program ini
dirancang untuk menurunkan penggunaan narkoba pada remaja yang berbasis pada
riset ilmiah yang berkelanjutan dan selalu diperbaharui terhadap kebiasaan yang
ada pada remaja melalui pemetaan program berdasarkan kuesioner yang dilakukan
setiap dua tahun dari semua sekolah di negara tersebut, baik berkaitan dengan
pola konsumsi, karakteristik keluarga, putus sekolah, dan masalah emosional
remaja.
Direktur
Youth di Islandia, menyatakan bahwa program Youth ini dimulai dengan mengajari
anak-anak tentang efek negatif narkoba. Namun, tindakan ini saja tidak cukup.
Maka, pendekatan program Youth ini diperluas dengan menciptakan lingkungan
kondusif dimana para remaja dapat mengisi waktu mereka dengan kegiatan positif,
yang dapat mengurangi kemungkinan mereka mengkonsumsi zat-zat berbahaya.
Oleh karena itu, Islandia menaikkan anggaran biayanya untuk penyediaan kegiatan positif remaja seperti olahraga, musik, teater, dan tari. Dan sejak 2002 anak-anak di bawah usia 12 tahun dilarang berjalan sendirian setelah pukul 08.00 p.m. dan remaja antara usia 13-16 tahun setelah pukul 10.00 p.m.
Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran Islandia
- Rata-rata pendapatan perkapita penduduk tinggi
- Pemerintah berhasil memaksimalkan potensi sumber daya unggulan dengan sebaik-baiknya.
- Islandia berhasil mengatasi masalah penggunaan alkohol dan tembakau di kalangan remaja melalui program Youth
- Perkembangan ekonomi cendurung bergerak lebih cepat dikarenakan adanya persaingan bebas yang menciptakan banyak variasi produk di pasaran sehingga meningkatkan PDB.
Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran Islandia
- Pembatasan sumber produksi yang dimiliki pemerintah dan swasta akan sulit ditentukan terlebih lagi karena terdapat intervensi dari pemerintah maka pihak swasta tidak mampu untuk memaksimalkan keuntungannya.
- Ketika perkonomian global sedang tidak stabil maka akan terkena dampaknya juga.
SEJARAH SISTEM EKONOMI CAMPURAN INGGRIS
Kerajaan Inggris (setelah tahun 1284 juga termasuk Wales) adalah sebuah negara berdaulat sampai tanggal 1 Mei 1707. Kemudian Undang-undang Kesatuan yang menyatakan bahwa Kerajaan Inggris dan Kerajaan Skotlandia disatukan secara politik untuk membentuk Kerajaan Britania Raya disahkan pada tahun 1707. Pada tahun 1801, Britania Raya bersatu dengan Kerajaan Irlandia dengan disahkannya Undang-undang Kesatuan 1800 dan kemudian namanya berganti menjadi Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia. Pada tahun 1922, Negara Bebas Irlandia berdiri sebagai suatu domini yang terpisah, tetapi enam country di Irlandia Utara tetap memilih untuk menjadi bagian dari Britania Raya, yang kemudian namanya diubah lagi menjadi Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlanida Utara, yaitu konteks negara Britania Raya yang dikenal hingga sekarang ini.
Sebelum Abad ke–18 suatu sistem perekonomian masyarakat Eropa ini bergantung pada sistem ekonomi agraris. Akan tetapi, setelah memasuki abad ke18 maka terjadilah dan mulai digunakan tenaga mesin sebagai alat produksi di pabrik–pabrik menggantikan tenaga manusia. pada tahun 1730–1830 adalah mengambarkan revolusi di Inggris yang pada kala itu adanya fenomena gejala revolusi industri yang memang akan berkembang secara ilmu pengetahuan dan teknologi dan memperkembang alat– alat teknologi yang digunakan memudahkan kehidupan manusia dalam kehidupan sehari–hari untuk meringankan beban hidupnya tersebut.
Revolusi Industri di negara inggris berdampak pada bidang kehidupan yang ada di tempat–tempat tersebut. Dampak– dampak revolusi industri tersebut yaitu dengan adanya suatu dampak bidang – bidang ekonomi dan munculnya sistem suatu kapitalisme yang ada dengan adanya mekanisme pasar dan diatur dengan adanya revolusi industri dampak terjadi pada munculnya kapitalisme yaitu muculnya pemilik modal yang banyak yang digunakan dalaem usaha tersebut, dan suatu masyrakat yang dapat digerakan perekonomian dengan kebijakan ekonomi tersebut, jumlah yang semakin banyak dan murah. Perusahaan melimpah dengan suatu barang – barang yang ada di Inggris. Dampak revolusi berdampak pada akibat bidang sosial dan berkembangnya dampak sosial dengan produksi barang internasional. Hal inilah berkembangnya urbanisasi dan upah buruh rendah dan munculnya gerakan sosialis sehingga munculnya gerakan di bidang politik, dan munculnya bidang politik gerakan sosialis itu sendiri. Huber dan Milan (2013 : 65) dampak pada revolusi berdampak pada kehidupan sosial ekonomi yang berguna untuk menjadikan suatu baik dari hal – hal yang penting dalam dirinya sendiri sehingga menjadi bagian untuk sebelum itu sendiri, dan dalam sendirinya dalam produksi negara dalam hal yang dapat digunakan untuk dirinya sendiri. Dampak pada sosial, ekonomi berdampak kehidupn dalam bidang kehidupan politik, ekonomi, sosial, dan budaya dalam sendirinya. Hal tersebut dengan sebuah revolusi industri dengan mningkatkan kesejahteraan hidup menjadi lebih baik dalam bidang revolusi industri di bidang sosial budaya.
Dampak di bidang ekonomi dalam revolusi industri adanya suatu kapitalisme adalah suatu paham ekonomi berdampak bahwa laba dapat dapat ditingkatkan dan cara serta bahan baku yang banyak, pengusaha, sektor produksi , sumber bhan baku, distribusi (pemasaran), teknologi terbaru. Dalam pemandangan tersebut kaum kapitalis sangat menginginkan ada bagi setiap individu dalam seluas –luas bagi setiap individu dalam usahanya, dan persaingan bebas tanpa adanya campur tangan dari pihak pemerintah sehingga kemakuran bangsa dan negara hanya dapat diatur mekanisme pasar.
Masyrakat kapitalis ini yang dapat menggerakkan perekonomian
nasional, dn akibatnya kekuatan modal dan golongan kapitalis dapat mempengaruhi
kebijakan mempengaruhi kebijakan – kebijakan pemerintah, sehingga kebijakan
tersebut akan menguntungkan kelancaran mereka. Barang melimpah harga murah,
revolusi industri, revolusi industri telah akan dapat menimbulkan dan menghasilkan
dengan waktu singkat dapat menghasilkan barang – barang yang melimpah. Produk
barang yang menjadi berlipat ganda dengan suatu barang – barang produksi yang
melimpah. Produk barang menjadi berlipat ganda sehingga memenuhi kebutuhan
masyrakat yang lebih luas jaringan. Akibat pembuatan barang menjadi barang yang
lebih cepat, mudah serta perubahan kecil gulung tikar. Hal ini dapat penggunaan
mesin – mesin akan menjadi relatif akibat perusahaan tidak mampu bersaing
dengan perdangangan makin bertambah. Hal ini dalam perdangangan yang
perhubungan yang modern cepat dan murah lokal berubah menjadi produksi
internasioanal. Pelayaran dan perdangangan internasional makin berkembang
pesat.
SISTEM EKONOMI CAMPURAN INGGRIS
Inggris
adalah negara terbesar yang ada di Britania Raya, baik dalam ukuran negara
maupun jumlah penduduk. Sebagai salah
satu bagian dari Britania Raya, ekonomi Inggris merupakan penyumbang terbesar
di negara monarki tersebut. Pendapatan perkapita Inggris pun tercatat sebagai
pendapatan perkapita tertinggi ke-18 di dunia. Perekonomian Inggris merupakan
salah satu yang terbesar di dunia, yakni dengan PDB perkapita rata-rata sebesar
22.907 poundsterling. Adapun sistem ekonomi yang dianut Inggris adalah sistem
ekonomi pasar campuran, dengan mengedepankan prinsip-prinsip pasar bebas
(liberal), tapi tetap memperhatikan infrastruktur dan kesejahteraan sosial.
PDB Per Kapita Inggris Raya dilaporkan sebesar 40,318.203 USD pada 2020. Rekor ini turun dibanding sebelumnya yaitu 42,399.710 USD untuk 2019. Data Pdb Per Kapita Inggris Raya diperbarui tahunan, dengan rata-rata 17,492.991 USD dari 1957 sampai 2020, dengan 64 observasi. Data ini mencapai angka tertinggi sebesar 50,453.274 USD pada 2007 dan rekor terendah sebesar 1,204.000 USD pada 1957. Data Pdb Per Kapita Inggris Raya tetap berstatus aktif di CEIC dan dilaporkan oleh CEIC Data. Data dikategorikan dalam Global Economic Monitor World Trend Plus – Table UK.A022: ESA 2010: GDP: per Capita: Market Prices: Seasonally Adjusted.
Terletak di barat laut
Eropa, Inggris merupakan persatuan politik dari empat negara: Inggris,
Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Dua bahasa resminya adalah bahasa
Inggris dan Welsh. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang terbanyak digunakan. Negara
ini berbatasan dengan Skotlandia di sebelah utara dan Wales di sebelah barat, Laut Irlandia di barat laut, Laut Keltik di barat daya, serta Laut Utara di sebelah timur dan Selat Inggris, yang memisahkannya dari benua Eropa, di sebelah selatan. Sebagian besar
wilayah Inggris terdiri dari bagian tengah dan selatan Pulau Britania Raya di Atlantik Utara. Inggris juga mencakup lebih dari
100 pulau kecil seperti Isles of Scilly dan Isle of Wight.
Inggris memiliki sistem perpajakan yang cukup kompetitif ketimbang negara lainnya di benua Eropa. Di tahun 2009, tarif dasar pajak perseorangan di Inggris adalah 20% -- dengan penghasilan kena pajak mencapai 37.400 poundsterling. Di atas penghasilan tersebut, pemerintah Inggris mengenakan pajak sebesar 40%. Dari bidang ekspor, negara Inggris mengandalkan ekspor obat-obatan, mobil (walaupun sebagian besar perusahaan otomotif Inggris seperti Rolls-Royce, Lotus, Jaguar dan Bentley saat ini dimiliki oleh asing), minyak mentah, mesin pesawat, serta minuman beralkohol.
Sedangkan di sektor pertanian, negara ini sudah
sangat intensif dan termekanisasi dalam sektor tersebut. Di sektor ini mampu
memproduksi sekitar 60% kebutuhan makanan, dan menyerap 2% tenaga kerja di
Inggris. Dua pertiga produksi dikhususkan untuk sektor peternakan, sisanya
untuk sektor pertanian. Hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan
kehutanan yang penting di Inggris:
- Kentang dan sayur mayor terdapat di Lancashire
- Gandum, barley, dan bit gula terdapat di Pegunungan Anglia Timur, Kent, Worcester,Devon.
- Susu dan mentega terdapat di England
- Ternak babi dengan ayam terdapat di Yorkshire dan Lancashire
- Hasil hutan terdapat di England, Wales, Skotlandia, dan Irlandia.
- Ikan haring dan cod terdapat di perairan laut utara dan Samudra Atlantik
Seperti yang sudah diketahui,
Inggris merupakan negara industri yang mempelopori revolusi industri dunia.
Akan tetapi, sejak era '70-an, terjadi penurunan dalam sektor-sektor industri
berat dan manufaktur, dan terjadi peningkatan dalam sektor industri jasa.
Sektor lain yang menjadi andalan perekonomian Inggris adalah sektor pariwisata.
Sektor ini sukses menarik jutaan wisatawan mancanegara ke Inggris tiap tahunnya.
Hal itu tak lepas dari banyaknya tempat-tempat wisata yang menarik di negeri 3
singa itu.
Persebaran industri Inggris:
- Industri berat (wilayah black country) berpusat di Birmingham.
- Industri lokomotif (Glasgow)
- Galangan (Peasly, Greenock, New Caste, London)
- Industri mobil dan pesawat terbang (London, Birmingham, Oxford)
- Industri kimia (London)
- Industri ban (Birmingham)
- Industri elektronik, alat rumah tangga (London, Leeds, Sheffield)
- Industri tekstil (Lancashire, Glasgow, Manchester) bahan dasar kapal diimpor dari AS, Brazil, India, Mesir, Sudan, Afrika Selatan.
- Industri wol (Bradford, Leeds)
- Industri Sutra tiruan (Yorkshire dan Lancashire)
Dalam hal pertambangan, Inggris memiliki deposit batu bara dalam jumlah besar. Pusat-pusat penambangan batu bara di Skotlandia, yaitu: Lanarkshire, Pegunungan Pennine (Pegunungan Cumberland, Northumberland, dan Durham) di Newcastle dan sekitarnya, Stafford (Voncentry Selatan), Pegunungan Cambrian Selatan (Swansea-Rhondda), dan Wales Selatan. Pegunungan Cambrian Utara menghasilkan tembaga, timah hitam, seng, dan mangan. Dari pegunungan Pennine dan Cambrian dihasilkan timah hitam, tembaga, biji besi, dan seng, sedangkan di Midlands terdapat tambang timah hitam, biji besi, dan tembaga. Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan
Di Inggris, perhubungan antar
benua dipusatkan di London. Perhubungan antar pulau dan antar pesisir
dipusatkan di selat Calais dan Selat Saint George. Pusat stasiun kereta api
London dihubungkan dengan daerah sekitarnya oleh kereta api bawah tanah.
Sedangkan dengan daratan Perancis dihubungkan oleh jalan raya bawah laut.
Lapangan terbang internasional Inggris adalah Corydon dan Heathrow di London.
Obyek pariwisata Inggris, baik domestik maupun luar negeri adalah P. Weight,
Res Fyrod di pantai Skotlandia dan Wales.
SEKTOR
UNGGULAN INGGRIS
Inggris merupakan negara ekonomi
industri yang semangat maju dan enam besar penghasil produk dalam negeri di
dunia. Hampir 80% perekonomian di Inggris berasal dari sektor jasa, dan sekitar
19% berasal dari sektor industri. Industri utamanya meliputi: kedirgantaraan,
energi, kimia, telekomunikasi, elektronik, dan jasa keuangan. Inggris termasuk
dalam sepuluh besar negara yang mendanai banyak riset dan pembangunan, yang
melampaui 27 Milyar Euro di tahun 2015. Inggris memiliki lebih dari 3.000
lembaga pendidikan yang siap untuk menyambut siswa internasional.
Dalam sektor industri, Inggris unggul dalam industri kimia, farmasi, kedirgantaraan, senjata, dan perangkat lunak (software). Dalam sektor investasi, Bursa Efek London merupakan bursa saham terbesar di Eropa. Kota London juga tercatat sebagai pusat keuangan di Britania Raya, di mana ada 100 dari 500 perusahaan terbesar di Eropa berkantor pusat di ibukota Inggris tersebut. Selain itu, London merupakan pusat keuangan terbesar di Eropa, dan di tahun 2009 dinobatkan sebagai salah satu pusat bisnis dan keuangan terbesar di dunia.
Dari sektor perbankan, Bank
of England, yang didirikan pada tahun 1694 oleh bankir Skotlandia bernama William
Paterson adalah bank sentral Britania Raya. Di awal pendiriannya, bank ini
merupakan salah satu bank swasta di Inggris. Akan tetapi, sejak tahun 1946 bank
ini telah dinasionalisasi, hingga menjadi milik negara. Adapun keistimewaan
bank ini adalah, mereka diberi hak monopoli dalam mencetak uang kertas di
Inggris dan Wales, akan tetapi hak ini tidak berlaku di wilayah Skotlandia dan
Irlandia Utara. Dari segi suku bunga, pemerintah Britania Raya memberikan
wewenang kepada Komite Kebijakan Moneter Bank of England untuk mengelola
kebijakan moneter negara dan dalam penetapan suku bunga.
Kelebihan sistem ekonomi campuran di Inggris
- Sektor ekonomi yang dikuasai pemerintah lebih diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
- Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah, dengan swasta cenderung menguntungkan semua pihak.
- Kegiatan usaha pihak swasta terikat pada peraturan yang dibuat pemerintah.
- Penetapan harga lebih terkendali. Hak perorangan secara nyata diakui.
Kekurangan sistem
ekonomi campuran
- Beban pemerintah lebih berat dari pada beban swasta dalam melakukan kegiatan ekonomi.
- Sektor produksi yang lebih menguntungkan dikelola oleh pemerintah sehingga swasta kurang dapat memaksimalkan keuntungan dalam kegiatan usahanya.
- Adanya anggapan bahwa karyawan yang bekerja pada pemerintah statusnya lebih tinggi daripada pegawai di swasta.
https://www.onlenpedia.com/2016/12/tentang-sistem-ekonomi-yang-dianut.html
https://ojs.fkip.ummetro.ac.id/index.php/sejarah/article/view/2214/pdf
http://firmarani.blogspot.com/2014/04/sistem-perekonomian-inggris_6596.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Inggris
https://www.ceicdata.com/id/indicator/united-kingdom/gdp-per-capita
https://ehef.id/country/iceland/id
https://evgenpol.ru/id/obrazovanie-za-rubezhom-islandiya-obuchenie-i-vysshee/
https://www.globaltenders.com/economy-of-iceland.php
https://www.zenius.net/prologmateri/ekonomi/a/1557/sejarah-sistem-ekonomi-campuran
https://zonaekis.com/sejarah-singkat-sistem-ekonomi-campuran/









Komentar
Posting Komentar